
(Vibizmedia – Aceh Tengah) Sebanyak empat juta bibit kopi varietas Arabika Gayo 3 disiapkan untuk disalurkan kepada petani yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah. Saat ini, bibit tersebut masih menunggu proses sertifikasi sebelum didistribusikan.
Program produksi benih ini merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan kualitas bibit dalam kondisi baik dan siap untuk ditanam. Proses selanjutnya adalah menunggu sertifikasi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih sebelum penyaluran dilakukan.
Penyaluran bibit akan diprioritaskan bagi petani terdampak bencana yang telah terdata melalui kelompok tani penerima manfaat, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan mendukung rehabilitasi kebun kopi masyarakat.
Menurut Haili, program ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor kopi di Aceh Tengah yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi Arabika Gayo. Kebutuhan bibit kopi di wilayah tersebut juga dinilai cukup tinggi setiap tahunnya.
Ia berharap program ini dapat mempercepat pemulihan kebun serta mempertahankan produktivitas kopi Arabika Gayo di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Aceh Tengah, Sabrin, menyebutkan bahwa penyaluran bibit direncanakan mulai Agustus 2026 setelah seluruh proses sertifikasi selesai. Bibit akan didistribusikan kepada petani berdasarkan usulan yang telah diverifikasi melalui kelompok tani sesuai ketentuan program.








