(Vibizmedia – Jakarta) PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) mempertegas komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di sektor pariwisata dengan menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah universitas dan sekolah tinggi perhotelan serta pariwisata di Indonesia.
Penandatanganan yang berlangsung di Mandalika Hall, Kantor Pusat InJourney, Gedung Sarinah Lantai 14, Jakarta, ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak talenta hospitality yang mampu bersaing di tingkat global.
Acara tersebut dihadiri Direktur Operasi InJourney Hospitality, Peter Alexander Fritz, serta pimpinan dan perwakilan dari berbagai institusi pendidikan terkemuka, antara lain Singapore Management University, Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Universitas Negeri Jakarta, BINUS University, Telkom University, Politeknik Jakarta Internasional, Institut Pariwisata Trisakti, Politeknik Sahid, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor, dan SMK Negeri 28 Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Senior Vice President Human Capital Business Partner InJourney, Dimas Sayyid Mahfuzh, bersama Senior Vice President Human Capital InJourney Hospitality, Joko Utomo, memaparkan strategi pengembangan talenta serta pentingnya kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan industri sebagai fondasi ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan kompetitif.
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), Christine Hutabarat, menegaskan bahwa pengembangan talenta merupakan pilar utama dalam transformasi industri hospitality nasional. Ia menilai kolaborasi antara akademisi dan pelaku industri menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan saat ini sekaligus tantangan masa depan.
Menurutnya, investasi pada pengembangan SDM harus menjadi titik awal dalam mendorong transformasi industri pariwisata. Melalui kemitraan dengan perguruan tinggi dan sekolah perhotelan, InJourney Hospitality berupaya membangun ekosistem talenta yang selaras dengan kebutuhan industri, sekaligus melahirkan generasi hospitality Indonesia yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai kehangatan, ketulusan, dan keaslian khas Indonesian Hospitality.
Kerja sama ini akan diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti internship program, global immersion program, executive global education, peluang riset, rekrutmen tenaga kerja, hingga pengembangan Hospitality Academy. Program-program tersebut dirancang untuk memperkaya pembelajaran berbasis industri, meningkatkan kompetensi profesional dan kepemimpinan, mendorong inovasi, serta membuka akses kerja yang lebih luas bagi talenta muda Indonesia.
Christine menambahkan, kemitraan ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu menciptakan pipeline talenta yang siap menghadapi dinamika industri serta memberikan layanan berstandar internasional.
Ia menegaskan, kolaborasi ini tidak hanya membuka peluang magang atau rekrutmen, tetapi juga membangun sistem pembelajaran berkelanjutan antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Dengan demikian, talenta yang dihasilkan memiliki kompetensi, karakter, dan semangat pelayanan yang mampu meningkatkan daya saing industri hospitality Indonesia di kancah global.
Sebagai bagian dari InJourney Group, InJourney Hospitality terus berkomitmen mencetak insan hospitality yang profesional, adaptif, inovatif, dan berintegritas. Penguatan kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekosistem pariwisata nasional yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia melalui pengembangan talenta unggul yang membawa nilai-nilai Indonesian Hospitality ke tingkat global.









