Stok Melimpah, Bulog Kini Prioritaskan Kualitas Beras Nasional

0
38
Foto: BULOG

(Vibizmedia – Demak, Jawa Tengah) Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan monitoring ke mitra penggilingan UD Gunslep di Desa Turi Tempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kualitas beras dari pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), seiring capaian serapan gabah dan beras BULOG yang telah mencapai sekitar 3,5 juta ton, dengan total stok beras nasional yang dikelola mencapai kurang lebih 5,4 juta ton.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama meninjau langsung proses penggilingan, kualitas gabah, hingga hasil akhir beras yang diproduksi. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kualitas beras tergolong sangat baik.

Kondisi ini didukung oleh kualitas gabah hasil panen yang optimal, sehingga mampu menghasilkan beras bermutu meskipun diolah dengan mesin penggilingan sederhana.

Monitoring juga memperlihatkan bahwa mitra penggilingan BULOG telah menjalankan proses serapan gabah dengan baik serta mampu mengoptimalkan pengolahan untuk menghasilkan beras berkualitas. Hal ini menegaskan peran strategis penggilingan rakyat dalam menjaga mutu Cadangan Beras Pemerintah.

Direktur Utama BULOG menegaskan bahwa seiring meningkatnya stok beras, fokus tidak hanya pada volume serapan, tetapi juga pada kualitas agar daya simpan lebih lama dan beras yang disalurkan tetap aman dikonsumsi masyarakat.

“Prioritas kami bukan hanya menjaga jumlah stok, tetapi juga memastikan kualitas setiap butir beras tetap terbaik agar layak dikonsumsi dalam jangka panjang. Kualitas menjadi kunci dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BULOG akan terus mendorong peningkatan kualitas mitra penggilingan sebagai bagian dari persiapan program sertifikasi yang direncanakan mulai diterapkan pada 2027.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, BULOG harus hadir bersama rakyat dengan memperkuat kerja sama dan memberdayakan penggilingan kecil milik masyarakat. Mereka bukan sekadar mitra, melainkan bagian penting dari ekosistem pangan nasional. Melalui peningkatan kualitas dan sertifikasi pada 2027, kami ingin penggilingan rakyat semakin berdaya saing, memberi nilai tambah bagi petani, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Melalui penguatan kemitraan dengan penggilingan rakyat, Perum BULOG berkomitmen membangun ekosistem perberasan nasional yang tangguh, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan pemerintah.