
(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat layanan publik, sektor kesehatan, konektivitas, serta infrastruktur perkotaan sebagai bagian dari upaya membangun Jakarta yang semakin modern dan terintegrasi.
Arah pembangunan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam amanatnya pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan sejumlah proyek strategis yang terus didorong Pemprov DKI Jakarta. Proyek tersebut meliputi pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, MRT Fase 2 Bundaran HI–Kota Tua, Pedestrian Deck Dukuh Atas, pembangunan rumah sakit di eks lahan RS Sumber Waras, serta penguatan konektivitas transportasi menuju Kepulauan Seribu.
“Mulai 2027, transportasi laut ke Kepulauan Seribu akan dikelola secara profesional oleh Transjakarta,” ujar Pramono.
Selain pembangunan infrastruktur transportasi, penataan ruang kota juga terus dilakukan. Salah satunya melalui pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan H.R. Rasuna Said. Pemprov DKI juga memperkuat integrasi transportasi publik di kawasan Jakarta International Stadium (JIS)–Ancol untuk mendukung mobilitas masyarakat yang lebih terhubung.
Di bidang lingkungan, Pemprov DKI Jakarta mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan melalui gerakan memilah sampah dari sumber. Optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) juga terus dilakukan untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di Jakarta.
Kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau turut menjadi perhatian pemerintah daerah, seiring dengan upaya memperkuat ketahanan lingkungan dan memastikan layanan dasar masyarakat tetap berjalan.
Pada momentum peringatan HUT ke-81 RI, Pemprov DKI Jakarta juga menghadirkan sejumlah kemudahan dan hiburan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pemberlakuan tarif khusus Transjakarta sebesar Rp8. Selain itu, berbagai hiburan gratis diselenggarakan di sejumlah titik, mulai dari Monas, Bundaran HI, Kota Tua, hingga Kepulauan Seribu.
“Pada momentum ini, kami juga memberlakukan tarif Transjakarta Rp8 dan menghadirkan hiburan gratis di Monas, Bundaran HI, Kota Tua, hingga Kepulauan Seribu agar kemeriahan kemerdekaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” kata Pramono.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan rangkaian hiburan publik dari kawasan Bundaran HI hingga Monas merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan panitia nasional.
Rano menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Jakarta untuk menjadi salah satu lokasi utama penyelenggaraan rangkaian HUT RI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memercayai Jakarta sebagai bagian utama penyelenggaraan HUT RI. Melalui koordinasi Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board/JXB), sekitar 60 persen aktivitas kemeriahan rakyat dari HI hingga Monas kami dukung penuh sebagai bentuk kesiapan Jakarta menyongsong masa depan sebagai panggung dunia,” jelas Rano.
Berbagai program tersebut menunjukkan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan kota tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memperkuat konektivitas, layanan dasar, pengelolaan lingkungan, serta ruang publik yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.








