Perbaikan Kabel Laut, Pemerintah Pastikan Internet Sangihe dan Sitaro Tetap Stabil

0
77
Stasiun Terminal Palapa Ring Paket Tengah di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

(Vibizmedia – Sulawesi) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan layanan telekomunikasi dan internet di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, tetap berjalan selama proses restorasi kabel laut Palapa Ring segmen Tahuna–Melonguane.

Sebagai langkah mitigasi, Kemkomdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) meningkatkan kapasitas bandwidth sebesar 50–150 Mbps pada 154 titik layanan yang menggunakan jaringan Satelit Republik Indonesia (Satria). Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan layanan komunikasi, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

Kemkomdigi juga berkoordinasi dengan operator seluler guna memastikan konektivitas pada layanan publik dan objek vital tetap berfungsi selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung.

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Indra Maulana, menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan keberlangsungan layanan masyarakat sambil terus mengawal proses restorasi kabel laut. Ia menambahkan bahwa seluruh proses operasional, termasuk penggunaan peralatan bawah laut, dilakukan secara hati-hati dan terukur guna menjaga keamanan serta keandalan infrastruktur yang ada.

Proses restorasi sendiri menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kondisi cuaca laut yang dinamis hingga lokasi pekerjaan yang berdekatan dengan jalur kabel aktif. Selain itu, kontur dasar laut yang curam dan berbatu juga menuntut tingkat presisi tinggi dalam penanganan kabel.

Plt. Direktur Infrastruktur BAKTI, Darien Aldiano, menyampaikan bahwa seluruh tim teknis terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan jaringan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan layanan.

Seiring dengan tantangan di lapangan, target penyelesaian pekerjaan dan jadwal Ready For Service (RFS) yang semula direncanakan pada 28 Mei–2 Juni 2026, kini disesuaikan menjadi hingga 6 Juni 2026.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat di Sangihe dan Sitaro tetap mendapatkan akses komunikasi dan layanan digital yang andal sebagai bagian dari upaya pemerataan konektivitas di wilayah perbatasan Indonesia.