Pemerintah Pantau Ketat Realisasi Program Prioritas Pendidikan

0
286
Foto: Kemenkeu

(Vibizmedia – Jakarta) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa pemerintah terus mengawasi pelaksanaan program prioritas di sektor pendidikan, termasuk pembangunan sekolah unggulan, sekolah rakyat, dan program revitalisasi sekolah.

Saat ini, pembangunan empat Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggulan Garuda sedang memasuki tahap awal, yakni peletakan batu pertama (groundbreaking) dan konstruksi. Untuk proyek ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 triliun. Selain itu, pemerintah juga berencana mengembangkan Dana Abadi untuk mendukung keberlanjutan SMA unggulan tersebut.

“Dana sebesar Rp2 triliun dialokasikan untuk membangun empat SMA Unggulan Garuda, yang kini sudah memasuki tahap awal konstruksi,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (23/5/2025).

Di samping itu, pemerintah juga mulai menganggarkan pembangunan sekolah rakyat. Pada tahap pertama, program ini dilakukan dengan merenovasi bangunan milik pemerintah seperti Sentra Rehabilitasi Sosial, Balai Diklat Kementerian Sosial, dan fasilitas milik pemerintah daerah di 65 lokasi. Tahap kedua direncanakan mencakup 85 lokasi tambahan.

“Untuk renovasi 65 lokasi tahap pertama, anggaran yang disiapkan sebesar Rp396 miliar. Program ini ditargetkan dapat mulai menerima lebih dari 5.000 siswa pada tahun ajaran baru,” jelasnya.

Sementara itu, program revitalisasi sekolah dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencakup 10.440 satuan pendidikan negeri dan swasta dengan anggaran Rp16,97 triliun. Kementerian Pekerjaan Umum juga turut mendukung revitalisasi melalui renovasi 2.120 madrasah di bawah Kementerian Agama dengan anggaran sebesar Rp2,52 triliun.

Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah memastikan setiap anak bangsa mendapat kesempatan belajar yang setara dan bermutu.