Pemerintah Salurkan Beragam Bantuan untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

0
271
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. FOTO: KEMENAKER

(Vibizmedia – Jakarta) Pemerintah Indonesia kembali meluncurkan sejumlah program bantuan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU), tapi juga mencakup diskon tarif tol, tiket pesawat, serta penguatan bentuk bantuan sosial lainnya. Fokus utamanya menyasar berbagai segmen masyarakat, khususnya selama bulan Juni dan Juli 2024,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Kamis (5/6/2025).

BSU sendiri telah menjadi program rutin sejak masa pandemi COVID-19 dan kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya. Kementerian Ketenagakerjaan saat ini tengah menyelesaikan proses pemadanan data untuk memastikan ketepatan sasaran penerima.

“Kami sangat berhati-hati dalam tahap pemadanan data agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak. Targetnya, penyaluran BSU bisa dimulai sebelum minggu kedua Juni,” tegasnya.

BSU tahun ini memberikan bantuan sebesar Rp150.000 per bulan kepada sekitar 17 juta pekerja bergaji maksimal Rp3,5 juta—setara dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota (UMP/UMK). Di luar itu, sebanyak 3,4 juta guru honorer juga akan menerima BSU sebesar Rp300.000.

Dengan pendekatan multi-sektor ini, pemerintah berharap program-program tersebut dapat mendorong konsumsi masyarakat dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional menjelang paruh kedua tahun 2025.