(Vibizmedia-Nasional) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Indonesia yang berlaku pada Rabu, 24 Juni 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi di beberapa daerah.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, BMKG memantau keberadaan bibit siklon tropis 94UW di wilayah Samudra Pasifik Utara, dekat Papua Nugini. Sistem atmosfer tersebut memicu terbentuknya area konvergensi dan konfluensi di kawasan Samudra Pasifik Utara Papua dan sekitarnya.
Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Bengkulu serta di kawasan Selat Makassar. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya jalur konvergensi yang membentang dari perairan barat Lampung hingga perairan barat Bengkulu, serta dari Sulawesi Tengah menuju Sulawesi Barat.
Kombinasi berbagai fenomena atmosfer tersebut diperkirakan mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar wilayah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan sepanjang jalur konvergensi yang terbentuk.
BMKG mengingatkan bahwa Provinsi Sumatera Utara dan Kepulauan Riau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lain di Tanah Air.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, hujan disertai petir berpeluang terjadi di Jambi dan Tanjung Selor. Hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Pulau Sumatera, Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang.
Sementara itu, kondisi berawan hingga berawan tebal diprediksi menyelimuti Banda Aceh, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin. Adapun Surabaya diperkirakan mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari.
Di kawasan Indonesia timur, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Merauke. Hujan ringan diprakirakan turun di Denpasar, Mataram, Palu, Mamuju, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
BMKG juga memprakirakan kondisi berawan hingga berawan tebal di Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, dan Ternate. Selain itu, masyarakat di Sorong diminta mewaspadai potensi udara kabur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi warga di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat, petir, maupun cuaca ekstrem.
Perubahan kondisi atmosfer dalam beberapa hari terakhir diperkirakan dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi, pelayaran, perikanan, dan kegiatan ekonomi sehari-hari.









